Warung Wardani

Dari Jalan Nangka Selatan, belok kanan lanjut ke Jalan Yudistira. Ada beberapa tempat makan yang sudah terkenal, ramai di kunjungi orang terutama dari luar kota. Pertama Warung Wardani. Menunya nasi campur Bali. Selalu ramai di kunjungi orang dari pagi. Saking ramainya sampai di sediakan tulisan ‘ada atau habis’ di pintu. Ini penanda bahwa sering ada pengunjung yang rugi karna datang setelah makanan habis.

Saya sendiri tidak begitu menyukai tempat ini. Pernah makan sekali aja. Hehe, rasanya sih lumayan, cumin buat ukuran warung nasi campur, seporsi di bandrolin 30rb buat saya too much. Tapi heiii…. Selera orang dan ketebalan kantong orang kan berbeda.

Kalo saya, namanya makan di warung, buat nasi campur doang, 20rb sudah maximum termasuk minum. Kelengkapan lauk yang di hidangkan boleh di adu, tapi kalo sudah bicara harga, hehe maaf saja, belum berani di adu dengan nasi campur khas Bali di tempat lain. Sebut saja Nasi Kedewatan, Warung Satria atau Warung Krisna. Oh iya, Warung Wardani juga buka cabang di Renon, namanya Warung Wardana. Ummhh kalo ga salah di Jalan Merdeka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>